TARIAN SI PUTRI “SINTREN”

tari sintren

     Kesenian Sintren berasal dari kisah Sulandono sebagai putra Ki Bahurekso Bupati Kendal yang pertama hasil perkawinannya dengan Dewi Rantamsari yang dijuluki Dewi Lanjar. Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Ki Bahurekso, akhirnya R. Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan di antara keduanya masih terus berlangsung melalui alam gaib.

    …

PILIHAN ALTERNATIF DISAAT LIBUR TIBA

IMG_7605a

 

   Obyek Wisata Pantai Pasir Kencana merupakan Obyek Wisata Utama yang dimiliki Pemerintah Kota Pekalongan. Kira-kira 4,5 km jauhnya atau sekitar 20 menit berkendara dari kota Pekalongan, pengunjung dapat mencapai tempat ini. Pantai yang bersih dan dilengkapi berbagai fasilitas ini selalu ramai dikunjungi khususnya pada hari Jumat sampai Minggu. Kebanyakan yang datang adalah wisatawan lokal, namun tak jarang wisatawan asing juga menyambangi tempat ini. Terletak berbatasan dengan Tempat Pelelangan Ikan atau Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pantai Utara Jawa, dengan jarak tempuh 4,5 Km dari kota / stasiun kereta api, luas lahan pantai ini adalah 1,5 Ha. Obyek Wisata yang dikelola oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan, ini dibuka untuk umum dari jam 06.00 wib – 21.00 wib. Fasilitas yang tersedia adalah mainan anak-anak dan taman bermain, panggung terbuka, koleksi satwa, bangku dan taman untuk bersantai, Becak Air, Cafe/ warung makan, Musholla, toilet dan Kamar Mandi Bilas, serta lahan parkir.

       Obyek Wisata lain yang ada disekitar Pantai Pasir Kencana adalah adanya Krematorium, Pura dan tambak-tambak ikan serta Aquarium Ikan Laut yang ada di Pelabuhan Perikanan. Disini pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan matahari terbit / terbenam, aktivitas nelayan dan perahunya, bermain di taman, memancing, olah raga pantai atau sekedar menghirup udara pantai yang segar. Pengunjung biasanya paling banyak datang pada hari Minggu / Libur dan hari Jum’at pagi.

Museum Batik Pekalongan Punya Koleksi Baju SBY

 

1

     Nama Pekalongan sangat identik dengan kain batiknya. Hampir setiap sudut Kota Pekalongan terdapat toko-toko yang menjual pakaian batik khas Pekalongan. Selain terdapat pusat-pusat penjualan batik, kota ini juga memiliki museum batik yang terdapat di daerah Jetayu, sekitar 2 km dari pusat Kota Pekalongan.

     Di dalam museum ini terdapat  tiga ruang pameran. Ruang pameran pertama berisi bahan dan alat-alat untuk membatik, misalnya canting, malam, kain, dan masih banyak lagi. Ruang pameran kedua berisi koleksi batik dari berbagai macam daerah di Indonesia, mulai dari batik Pekalongan, Solo, Jogja, Indramayu hingga batik dari pulau Sumatra. Untuk ruang pameran ketiga terdapat koleksi pakaian batik dari orang-orang penting di Indonesia.

   …