Bidang Pengujian & Angkutan

   Bidang Pengujian dan Angkutan dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas

    Bidang Pengujian dan Angkutan, mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan di Bidang Pengujian dan Angkutan yang meliputi mengkoordinir dan mengelola urusan Bidang Pengujian dan Angkutan yang meliputi kegiatan Pengujian dan Perbengkelan Kendaraan Bermotor serta Angkutan Penumpang Umum dalam rangka pemenuhan persyaratan teknik dan kepastian laik jalan serta persyaratan pengoperasian angkutan penumpang umum.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 207 ayat (2), Bidang Pengujian dan Angkutan menyelenggarakan fungsi :

  1. penyusunan rencana dan program kegiatan Bidang Pengujian dan Perbengkelan Kendaraan Bermotor serta Angkutan orang, barang dan kendaraan tidak bermotor.
  2. pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor termasuk registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji.
  3. pelaksanaan pembinaan terhadap pengujian kendaran bermotor, perbengkelan / perusahaan karoseri dan konstruksi serta pengaturan, pengendaian angkutan.
  4. penyelenggaraan proses pemberian ijin trayek angkutan orang, ijin usaha angkutan orang dan barang serta angkutan tidak bermotor.
  5. pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan kegiatan.
  6. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsi.

Seksi Pengujian dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. Seksi Pengujian mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Bidang Pengujian dan Angkutan urusan pengujian kendaraan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 209 ayat (2), Seksi Pengujian menyelenggarakan fungsi:

  1. penyusunan rencana kerja di bidang pengujian serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  2. pelaksanaan Koordinasi kegiatan pengujian serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  3. pelaksanaan kegiatan pengujian, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  4. pelaksanaan pembinaan dan penyuluhan teknik pengujian kendaraan bermotor;
  5. pelaksanaan pemeliharaan dan kalibrasi alat pengujian kendaraan bermotor beserta kelengkapannya;
  6. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Angkutan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. Seksi Angkutan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Bidang Pengujian dan Angkutan urusan angkutan.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 213 ayat (2), Seksi Angkutan menyelenggarakan fungsi:

  1. penyusunan program kerja dibidang angkutan, meliputi angkutan orang, barang dan kendaraan tidak bermotor.
  2. pelaksanaan pembinaan angkutan orang, barang dan kendaraan tidak bermotor.
  3. penyelenggaraan proses pemberian ijin trayek angkutan orang, ijin usaha angkutan orang dan barang serta angkutan tidak bermotor.
  4. pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan kegiatan.
  5. pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsi.

Seksi Perbengkelan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang. Seksi Perbengkelan mempunyai sebagian tugas Bidang Pengujian dan Angkutan urusan perbengkelan

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 211 ayat (2), Seksi Perbengkelan Kendaraan Bermotor menyelenggarakan fungsi :

  1. penyusunan rencana kerja di bidang pembinaan dan penyuluhan perbengkelan kendaraan bermotor dan tidak bermotor;
  2. pelaksanaan registrasi dan pemberian ijin perbengkelan kendaraan bermotor dan tidak bermotor;
  3. pelaksanaan sosialisasi/penyuluhan teknis perbengkelan kendaraan bermotor dan tidak bermotor;
  4. pelaksanaan kegiatan pembinaan perbengkelan kendaraan bermotor dan tidak bermotor;
  5. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan kegiatan;
  6. pelaksanaaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*