Bidang Pengujian dan Angkutan dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

Tugas dan fungsi :

1. Tugas :

Melaksanakan sebagian tugas Dinhub, yang meliputi Pengujian, Angkutan dan Kendaraan Air serta Terminal dan Perbengkelan.

2. Fungsi :

  • Perumusan kebijakan teknis di bidang pengujian dan angkutan;
  • Penyusunan program kegiatan di bidang pengujian dan angkutan;
  • Pelaksanaan proses pemberian rekomendasi dan pelayanan umum di bidang pengujian dan angkutan;
  • Pengkoordinasian pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor termasuk registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  • Pembinaan terhadap pengujian kendaraan bermotor, perbengkelan / perusahaan karoseri dan konstruksi serta pengaturan, pengendalian angkutan;
  • Pengkoordinasian penyelenggaraan proses pemberian ijin trayek angkutan orang, ijin usaha angkutan orang dan barang serta angkutan tidak bermotor;
  • Pengelolaan, pemeliharaan terminal dan halte;
  • Pengukuran dan merekomendasikan sertifikat kapal bertonase kurang dari 7 gt;
  • Perencanaan pelaksanaan penerapan dan evaluasi pencapaian standar pelayanan minimal (spm) urusan bidang pengujian dan angkutan;
  • Perencanaan pelaksanaan dan evaluasi standar operasional prosedur (sop) dan atau standar pelayanan (sp);
  • Pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan pelaksanaan kegiatan bidang pengujian dan angkutan;
  • Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas secara berkala agar tercapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan; dan
  • Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Bidang Pengujian dan Angkutan membawahi 3 (tiga) Seksi yaitu Seksi Pengujian, Seksi Angkutan dan Kendaraan Air, dan Seksi Terminal dan Perbengkelan,

  • Seksi Pengujian

Tugas : melaksanakan sebagian tugas bidang pengujian dan angkutan urusan pengujian kendaraan;

Fungsi :

  1. Penyusunan program kerja di seksi pengujian serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  2. Pelaksanaan koordinasi kegiatan pengujian serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  3. Pelaksanaan kegiatan pengujian, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor wajib uji;
  4. Pelaksanaan pembinaan dan penyuluhan teknik pengujian kendaraan bermotor;
  5. Pelaksanaan pemeliharaan dan kalibrasi alat pengujian kendaraan bermotor beserta kelengkapannya;
  6. Pelaksanaan penerapan standar pelayanan minimal (spm) urusan seksi pengujian;
  7. Penyusunan, pelaksanaan dan pengevaluasian standar operasional prosedur (sop) dan atau standar pelayanan (sp);
  8. Pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan kegiatan seksi pengujian;
  9. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas secara berkala agar tercapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan; dan
  10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  • Seksi Angkutan dan Kendaraan Air.

Tugas : melaksanakan sebagian tugas bidang pengujian dan angkutan urusan angkutan dan kendaraan air;

Fungsi :

  1. Penyusunan program kerja di seksi angkutan dan kendaraan air meliputi angkutan orang, barang dan kendaraan tidak bermotor serta kendaraan air;
  2. Pelaksanaan pembinaan angkutan orang, barang dan kendaraan tidak bermotor serta kendaraan air;
  3. Penyelenggaraan proses pemberian ijin trayek angkutan orang, ijin usaha angkutan orang dan barang serta angkutan tidak bermotor;
  4. Fasilitasi pengukuran kapal yang bertonase kurang dari 7 gt;
  5. Fasilitasi penerbitan sertifikat kapal bertonase kurang dari 7 gt;
  6. Pelaksanaan penerapan standar pelayanan minimal (spm) urusan seksi angkutan dan kendaraan air;
  7. Penyusunan, pelaksanaan dan pengevaluasian standar operasional prosedur (sop) dan atau standar pelayanan (sp);
  8. Pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan kegiatan seksi angkutan dan kendaraan air;
  9. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas secara berkala agar tercapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan;
  10. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
  • Seksi Terminal dan Perbengkelan.

Tugas : melaksanakan sebagian tugas bidang pengujian dan angkutan urusan terminal dan perbengkelan.

Fungsi :

  1. Penyusunan program kerja di seksi terminal dan perbengkelan;
  2. Pengelolaan, pemeliharaan serta penertiban terminal;
  3. Pengembangan terminal dan penarikan retribusi terminal;
  4. Pembangunan dan pemeliharaan halte;
  5. Pemberian bimbingan dan pembinaan teknis perbengkelan;
  6. Pelaksanaan sosialisasi / penyuluhan teknis perbengkelan kendaraan bermotor;
  7. Pelaksanaan penerapan standar pelayanan minimal (spm) urusan seksi terminal dan perbengkelan;
  8. Penyusunan, pelaksanaan dan pengevaluasian standar operasional prosedur (sop) dan atau standar pelayanan (sp);
  9. Pengkoordinasian, pengendalian, pembinaan, pengawasan, pengevaluasian dan pelaporan kegiatan seksi terminal dan perbengkelan;
  10. Penyelenggaraan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas secara berkala agar tercapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan;
  11. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

mekanisme

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *